Yang Ku Ingat Banyak

 Aku tahu aku tak pantas jadi teman semua orang, aku paham itu karena hadirmu... Terima kasih sudah membuatku melek pada diriku sendiri.

Ku menangis kini, tapi apa kau peduli? 

Dan aku tersenyum, kau pikir kau yang membuatku tersenyum? 

Aku hanya menanti mendung untuk menurunkan hujannya.

Atau aku terjatuh pada lubang yang gelap, dalam dan tak bertepi, tak terbatas. 

Cahaya yang kau pusatkan tak akan menembus kedalamnya. 

Kau pergi disaat aku pikir kau peduli. 

Kau datang di saat kau pikir aku harus peduli padamu. 

Maaf jika selama ini aku tak bisa mengenalmu, memahamimu, atau peduli padamu, 

Ini salahku, membiarkan orang lain mengecewakan aku. Dan meninggalkanmu disaat kamu butuh. 

Ibaratnya, aku ingin emas tapi aku pergi ke toko beras. Aku ingin dapat yang terbaik tapi tak pernah memberi yang terbaik, 

Jujur saja ada baiknya aku tak mengenalmu, jika hasilnya nihil. Dan memperkeruh air yang jernih. 

Terima kasih telah menjadi bagian dari kisah hidupku dan teman yang pernah meninggal kan jejaknya disamping jejakku. 

FSi

Komentar

Postingan Populer