Nyanyian di Hari Rabu



Lagumu kian lama tak ku dengar, terkadang sayup-sayup terucap dan terdengar hanya di hati. 


Kadang diriku sendiri yang menyanyikan, atau kamu yang ikut nimbruk dalam kediaman. Menjadi teman dalam kesendirian. Menemaniku dalam resah yang merapat dan kian menghimpit. 


Di hari Rabu yang lalu kau datang, di hari lainnya tak pernah. Namun di Rabu selanjutnya kau datang. Aku tak mengenalmu. Nyanyian mu juga. Kemarin juga kau datang. Dan aku harus menunggumu hingga satu minggu lagi. 





 Untuk sebuah lagu yang tiba-tiba melintas tanpa ku ingat keseluruhan

Komentar

Postingan Populer