Cerita tentang ceritamu

Aku ingin menulis tentangmu.

Tentang dirimu yang selalu membawa kisah-kisah menarik untuk didengarkan. 
Tentang seseorang sepertimu yang selalu bercerita dengan banyak senyuman. 
Kamu selalu datang dengan beragam. Cerita tentang  pak tua, cerita tentang  gadis desa hingga kisah si monyet hutan yang berakhir menyedihkan.

Tentang dirimu yang selalu berkisah dengan mata kosong menatap arah lain. “sedang memikirkan  satu mimpi semalam,”katamu.

Dan kau pun mulai bercerita. Diawali dengan deheman dan helaan napas panjang,tentu saja ku pikir kamu akan segera menceritakan cerita itu dan segera merampungkan pertemuan kali ini. Tak apa mungkin aku sedang berbaik hati untuk segera berpisah di hari ini. 
Semua itu karena aku muak dengan ceritamu yang satu ini. Menyedihkan. Aku tak sampai hati melihat air mata itu hanya karena mimpi burukmu semalam.

Seburuk itukan mimpimu? Hingga kau pun tak bisa melupakannya? 
Ah andai saja aku bisa menemanimu dan menenangkanmu kala mimpi yang mencengkram kesadaranmu dengan ganas itu datang. 

Masih adakah ruang untukku di sana? Sebagai penenang, penolongmu, bukan sebagai pembunuh yang ada dikisahmu kali ini. 

Komentar

Postingan Populer